Selasa, 01 Sep 2026
  • Home
  • iRelease
  • Kukerta Universitas Abdurrab, Dari Maghrib Mengaji hingga Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih, Mengabdi di Tanjung Punak

Kukerta Universitas Abdurrab, Dari Maghrib Mengaji hingga Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih, Mengabdi di Tanjung Punak

Tim Selasa, 01 September 2026 07:59 WIB
Tim Kukerta Universitas Abdurrab Desa Tanjung Punak

BENGKALIS - Sebanyak 12 mahasiswa Universitas Abdurrab melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di Desa Tanjung Punak, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis. Kehadiran para mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu tersebut menjadi bagian dari upaya pengabdian kepada masyarakat melalui sejumlah program yang menyentuh bidang pendidikan, kesehatan, sosial, budaya, lingkungan, hingga pengembangan generasi muda.

Tidak hanya menjalankan program kerja, mahasiswa Universitas Abdurrab juga turut berbaur dengan kehidupan masyarakat setempat. Salah satu momen yang menjadi perhatian adalah ketika para mahasiswa turut ambil bagian sebagai petugas upacara dan Pasukan Pengibar Bendera dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 di Desa Tanjung Punak.

Dosen prodi sarjana fisioterapi dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ftr. Yose Rizal, SST.FT., M.K.M menjelaskan, dengan semangat nasionalisme dan kebersamaan, mahasiswa bersama masyarakat turut menyukseskan pelaksanaan upacara peringatan kemerdekaan. "Keterlibatan mahasiswa sebagai pasukan pengibar bendera menjadi bukti bahwa pelaksanaan Kukerta tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program kerja, tetapi juga membangun kedekatan, kebersamaan, serta rasa memiliki terhadap kehidupan sosial masyarakat desa" kata Yose Rizal yang juga Wakil dekan fakultas ilmu kesehatan Universitas Abdurrab

Beragam Disiplin Ilmu Bersatu untuk Masyarakat
Kelompok Kukerta Universitas Abdurrab di Desa Tanjung Punak terdiri dari 12 mahasiswa yang berasal dari berbagai program studi, yakni Kebidanan, Farmasi, Kedokteran, Teknik Sipil, Teknik Informatika, Psikologi, Ilmu Pemerintahan, dan Ilmu Komunikasi.

Keberagaman latar belakang keilmuan tersebut menjadi kekuatan dalam menyusun dan melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian. Setiap bidang ilmu memberikan kontribusi sesuai dengan kompetensi masing-masing, sehingga program Kukerta dapat menjangkau berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Melalui pendekatan lintas disiplin, para mahasiswa berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat Desa Tanjung Punak.

Empat Program Utama Kukerta
Dalam pelaksanaan Kukerta, mahasiswa Universitas Abdurrab mengusung empat program utama yang dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat dan potensi desa.

Program pertama adalah Literasi Qur'ani, yang diwujudkan melalui kegiatan Maghrib Mengaji. Kegiatan ini menjadi wadah untuk meningkatkan semangat masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, dalam membaca, mempelajari, serta memahami nilai-nilai Al-Qur'an.

Melalui kegiatan Maghrib Mengaji, mahasiswa berupaya ikut memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus menjaga tradisi positif yang telah tumbuh di tengah masyarakat.

Program kedua adalah SEHATI (Sehat, Harmonis, dan Terbina). Program ini merupakan payung kegiatan edukasi yang berfokus pada kesehatan jasmani, kesehatan mental, pembinaan moral, serta kehidupan sosial masyarakat.

Melalui program SEHATI, mahasiswa dari rumpun ilmu kesehatan, psikologi, dan bidang lainnya berkolaborasi memberikan edukasi yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Tidak hanya kesehatan fisik, perhatian terhadap kesehatan mental, keharmonisan sosial, dan pembinaan nilai-nilai positif juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.

Program ketiga adalah Lestari Lingkungan Budaya Melayu. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Melayu sebagai identitas masyarakat setempat.

Mahasiswa berupaya mengajak masyarakat dan generasi muda untuk terus menjaga kelestarian lingkungan serta mempertahankan nilai-nilai budaya lokal yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat pesisir.

Sementara itu, program keempat adalah Suluh Cita, sebuah program yang ditujukan untuk membantu siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) mengenal potensi diri, minat, dan bakat mereka.

Melalui kegiatan ini, para siswa mendapatkan wawasan mengenai pentingnya mengenali kemampuan diri sebagai bekal dalam menentukan pilihan pendidikan lanjutan maupun merencanakan karier di masa depan.

Program Suluh Cita diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai masa depan dan berani mengembangkan potensi yang dimiliki.

Berbaur dalam Kehidupan Masyarakat
Selain melaksanakan program kerja utama, mahasiswa Kukerta Universitas Abdurrab juga aktif mengikuti berbagai kegiatan sosial dan keagamaan bersama masyarakat Desa Tanjung Punak.

Mahasiswa turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan wirid bersama ibu-ibu maupun bapak-bapak. Keterlibatan tersebut menjadi salah satu cara untuk membangun komunikasi dan mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat.

Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan kemasyarakatan juga menjadi wujud nyata semangat Kukerta, yakni belajar dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi sesuai kemampuan dan keilmuan yang dimiliki.

Puncak kebersamaan tersebut terlihat dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Mahasiswa Universitas Abdurrab dipercaya dan turut mengambil peran sebagai petugas upacara serta Pasukan Pengibar Bendera.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga memperlihatkan kuatnya kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan peringatan hari kemerdekaan.

Mengenal Rupat Utara dan Potensi Wilayah
Desa Tanjung Punak merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Kecamatan Rupat Utara berada di Pulau Rupat, wilayah yang memiliki karakter pesisir dan dikenal dengan kekayaan alam serta potensi wisata yang terus berkembang.

Kawasan Rupat Utara memiliki bentang alam pesisir yang menarik, dengan potensi pantai, hasil laut, perikanan, perkebunan, serta kekayaan budaya masyarakat Melayu. Wilayah ini juga memiliki posisi yang strategis sebagai salah satu kawasan pesisir di Kabupaten Bengkalis.

Keindahan alam dan karakter masyarakat pesisir menjadi modal penting bagi pengembangan potensi daerah. Sejumlah kawasan di Pulau Rupat dikenal memiliki panorama pantai yang menarik, sehingga sektor pariwisata memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan bersama sektor ekonomi masyarakat lainnya.

Selain potensi alam, nilai-nilai sosial, keagamaan, gotong royong, dan budaya Melayu juga menjadi kekuatan tersendiri bagi masyarakat di Kecamatan Rupat Utara.

Melalui pelaksanaan Kukerta, mahasiswa Universitas Abdurrab tidak hanya memperoleh pengalaman hidup di tengah masyarakat, tetapi juga berkesempatan untuk mengenal secara langsung potensi serta tantangan pembangunan yang ada di wilayah tersebut.

Wujud Nyata Pengabdian Mahasiswa
Kegiatan Kukerta di Desa Tanjung Punak menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan dalam kehidupan nyata.

Berbagai program yang dilaksanakan, mulai dari Maghrib Mengaji, edukasi kesehatan melalui SEHATI, pelestarian lingkungan dan budaya Melayu, hingga pendampingan generasi muda melalui Suluh Cita, menunjukkan upaya mahasiswa untuk hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Keterlibatan dalam kegiatan wirid dan aktivitas sosial masyarakat juga memperkuat hubungan emosional antara mahasiswa dengan warga. Sementara keikutsertaan sebagai petugas upacara dan Pasukan Pengibar Bendera pada 17 Agustus menjadi simbol bahwa mahasiswa tidak hanya datang untuk menjalankan program, tetapi benar-benar berbaur dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, 12 mahasiswa Universitas Abdurrab berharap berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Tanjung Punak.

Kukerta pun menjadi lebih dari sekadar kewajiban akademik. Dari Maghrib Mengaji hingga mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, mahasiswa Universitas Abdurrab membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana, kebersamaan, dan kehadiran nyata di tengah masyarakat. (Tim Kukerta Universitas Abdurrab Desa Tanjung Punak)

T#gs KukertaUniversitas Abdurrab
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments