Kasmarni Lantik Pejabat Baru di Lingkungan Pemkab Bengkalis, Ini Pesannya
relleaseid Senin, 14 September 2026 17:19 WIB
Bengkalis,?Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, S.Sos., M.MP., melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, di Ruang Dang Merdu Lantai IV Kantor Bupati Bengkalis, Senin (14/9/2026).
Pelantikan tersebut mencakup tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, sejumlah pejabat administrator dan pengawas, serta pejabat fungsional yang mendapat tugas tambahan.
Untuk jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Dr. H. Aready, SE., M.Si., dilantik sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis. Selanjutnya, Ed Efendi, SH., MH., dipercaya sebagai Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis, sedangkan Hadi Prasetyo, ST., M.Si., mendapat amanah sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bengkalis.
Pada jabatan administrator, Bupati Kasmarni melantik sejumlah pejabat, di antaranya Imran, ST., M.Si., sebagai Sekretaris Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan; Tuti Andayani, SE., M.Ak., sebagai Sekretaris Badan Pendapatan Daerah; Jumiharto, SH., sebagai Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPP; serta Tri Aprilistari, SH., sebagai Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur, Penghargaan dan Pemberhentian BKPP.
Kemudian, Mohammad Safrizal, ST., M.Cs., dipercaya sebagai Kepala Bidang Perizinan dan Kelembagaan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Munira, SE.Sy., M.Si., sebagai Kepala Bidang Pengendalian dan Pengembangan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bengkalis.
Sementara itu, sejumlah pejabat pengawas dan pejabat lainnya juga dilantik untuk mengisi berbagai posisi strategis di perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, hingga unit pelaksana teknis. Di antaranya Yana Melia, SH., sebagai Kepala UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Kecamatan Mandau; Joko Hendri Sukmana, S.I.P., sebagai Kepala UPTD Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan; serta Hazazi Akbar, S.Kom., sebagai Lurah Babussalam Kecamatan Mandau.
Selain itu, terdapat sejumlah pejabat yang mendapat amanah di bidang pemerintahan, pelayanan masyarakat, pengelolaan keuangan, pertanian, perkebunan, lingkungan hidup, sosial, koperasi, hingga pemerintahan kelurahan.
Bupati Kasmarni juga menetapkan dr. T. Agusta Meisal sebagai Dokter Ahli Madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala UPT Puskesmas Meskom Kecamatan Bengkalis pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis.
Sejumlah pejabat fungsional lainnya turut ditetapkan, di antaranya dr. Fernando, Sp.A., sebagai Dokter Ahli Utama pada RSUD Bengkalis; Iswani Asra, Am.Keb., SKM., sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda pada UPT Puskesmas Pematang Pudu; Ns. Mutiara Pertiwi, S.Kep., sebagai Administrator Kesehatan Ahli Madya pada RSUD Bengkalis; serta sejumlah tenaga kesehatan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Kasmarni menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar agenda rutin birokrasi, tetapi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan berorientasi pada hasil.
Menurutnya, penempatan pejabat dilakukan melalui proses evaluasi kinerja dan uji kompetensi atau fit and proper test. Pertimbangan utama meliputi rekam jejak, kompetensi, serta kebutuhan organisasi dengan prinsip the right man on the right place.
"Semakin tinggi jabatan, semakin besar tanggung jawab. Semakin besar kewenangan, semakin kuat tuntutan untuk menghadirkan kinerja, integritas, dan keteladanan," ujar Kasmarni.
Ia juga mengingatkan seluruh pejabat agar meninggalkan budaya kerja yang hanya berorientasi pada penyelesaian administrasi atau sekadar menggugurkan kewajiban.
Menurut Kasmarni, keberhasilan birokrasi tidak diukur dari tebalnya laporan maupun besarnya anggaran yang terserap, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
Ia menekankan tiga indikator utama keberhasilan birokrasi, yakni penyelesaian masalah, kecerdasan pelayanan, dan hasil yang terukur.
"Seberapa banyak persoalan masyarakat yang dapat kita selesaikan, seberapa cepat perbaikan dan inovasi pelayanan diterapkan, serta setiap program harus memiliki output, outcome, dan impact yang jelas," tegasnya.
Kasmarni juga meminta jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkalis mampu menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks, mulai dari keterbatasan ruang fiskal, perkembangan teknologi, hingga tuntutan masyarakat yang semakin kritis.
Birokrasi, katanya, tidak boleh kaku dan terjebak dalam rutinitas. Setiap aparatur dituntut bekerja lebih cepat, responsif, adaptif, sekaligus tetap menjunjung tinggi integritas dan etika kepemimpinan.
"Jangan pernah menjadikan jabatan sebagai tujuan, tetapi jadikan jabatan sebagai amanah untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat," pesannya.
Turut hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santosa, Sekda Bengkalis dr. Ersan Saputra TH., Kepala BKPP Djamaluddin, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, Pasi Intel Kodim 0303 Bengkalis Lettu Inf. Agus Dani, Kakan Kemenag Bengkalis H. Khaidir, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan tamu undangan lainnya.(Rul)
Berita Terkait
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments
