Rabu, 22 Mar 2023
  • Home
  • iRelease
  • Kenang Ibu Asush-nya, Bule Amerika ini ke Jombang Demi Temui Pengasuhnya di Surabaya Sejak 1996

Kenang Ibu Asush-nya, Bule Amerika ini ke Jombang Demi Temui Pengasuhnya di Surabaya Sejak 1996

Administrator Rabu, 25 Januari 2023 14:35 WIB

ENTERTAIN, - Bule Amerika ke Jombang Demi Temui Pengasuhnya di Surabaya Sejak 1996, anak asuhnya sejak umur setahun hingga 16 tahun kini mencarinya.

Sumiatin dari Desa Sumberagung Kecamatan Perak, Jombang, Jawa Timur, tidak menyangka dapat bertemu kembali dengan Andi Liewelyn dari Kansas, Amerika Serikat.

Sumiatin tak menyangka anak asuhnya sejak umur setahun hingga 16 tahun di Surabaya itu mendatangi rumahnya, 10 tahun setelah berpisah. Sumiatin kini umur 57 tahun dan Andi Liewelyn 26 tahun.

Andy merupakan anak pertama yang diasuhnya saat bekerja sebagai pengasuh di keluarga Matthew Liewelyn, pada 1996 silam. Ia bekerja secara totalitas merawat Andy layaknya seperti anaknya sendiri.

Bagi Sumiatin keluarga Matthew Liewelyn telah dianggap sebagai keluarganya sendiri. Saking dekatnya bahkan dia seringkali bermimpi didatangi keluarga Andy.

"Saya mimpi tiga bulan lalu sepertinya ada mobil banyak bule datang ke rumah sini saya sedih sekali, ya Allah bapaknya masih di Surabaya saya tidak punya apa-apa untuk menjamu," ucap Sumiatin saat ditemui Surya.co.id di rumahnya, Selasa (24/1/2023).

Mimpi itu ternyata adalah firasat hingga akhirnya Andy Liewelyn jauh-jauh dari Amerika Serikat mendatangi rumahnya.

"Saya langsung peluk ternyata ini nyata Andy datang kerumah, senang campur nangis. Mungkin mereka ada rencana datang ke Indonesia mungkin saya bisa merasakannya seperti itu," ungkapnya.

Ia mengatakan meski sebagai seorang pengasuh namun keluarga Matthew Liewelyn tak pernah menganggap Sumiatin sebagai pekerja nyaris tidak ada sekat.

"Hubungannya ada mereka (Keluarga Matthew Liewelyn) sangat, ya seperti anak dan keluarga seperti itu," jelasnya.

Menurut dia, keluarga Matthew Liewelyn telah banyak membantu dan berjasa bagi keluarga Sumiatin. Mereka membantu biaya pengobatan Dimas Pamungkas saat diajak bekerja tinggal serumah dengan majikannya di Surabaya.

Tak hanya itu, mereka juga membantu biaya untuk menuntaskan pembangunan rumah.

Meski di tengah keterbatasan saat Sumiatin tidak sekalipun meminta ke juragannya.

"Mereka sangat baik waktu itu keluarga Matthew ke sini melihat rumah yang masih belum jadi, saya pernah ditawari butuh apapun bilang tapi saya tidak melakukan hal itu" terangnya.

Ia tak akan melupakan kebaikan keluarga Matthew sampai kapanpun.

"Saya kepikiran terus bagaimana kabar keluarga Matthew Liewelyn karena mereka sangat baik," pungkasnya.

FOTO KENANGAN - Sumiatin, perempuan 57 tahun dari Desa Sumberagung Kecamatan Perak, Jombang, Jawa Timur, merasa senang bisa bertemu kembali dengan Andi Liewelyn, kini 26 tahun, dari Kansas, Amerika Serikat. (mohammad romadoni)

FOTO KENANGAN - Sumiatin, perempuan 57 tahun dari Desa Sumberagung Kecamatan Perak, Jombang, Jawa Timur, merasa senang bisa bertemu kembali dengan Andi Liewelyn, kini 26 tahun, dari Kansas, Amerika Serikat. (mohammad romadoni)

Disediakan oleh SuryaMalang.com

Seperti diberitakan, Sumiatin berbagi kisahnya saat bertemu dengan bule asal Amerika Serikat yang diasuhnya semenjak kecil.

Mereka tidak bertemu selama 10 semenjak terakhir bertemu pada tahun 2013 lalu.

Kisah seorang pengasuh bertemu dengan Andi Liewelyn dari Amerika Serikat ini viral dari unggahan akun @londokampung di Instagram banyak mengundang reaksi warganet, pada Senin (16/1/2023) lalu.

Saat itu mantan majikan berupaya mencari keberadaan pengasuhnya di daerah Jombang, Jawa Timur.

Hingga akhirnya, Andy Liewelyn dari Kansas AS tersebut berhasil menemukan rumah pengasuhnya di Desa Sumberagung, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang.


T#gs
Berita Terkait
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments