Rabu, 27 Mei 2020
  • Home
  • iRelease
  • BTN Menjebak?, Angsuran Bulanan Rp939 Ribu, Bunga KPR BTN Rp644 ribu, Angsuran Pokok Rp294 ribu?

BTN Menjebak?, Angsuran Bulanan Rp939 Ribu, Bunga KPR BTN Rp644 ribu, Angsuran Pokok Rp294 ribu?

Rabu, 06 Maret 2019 08:14 WIB

print KPR nasabah tahun 2016

RIAU,- Adalah bank tabungan Negara (BTN) Bank BUMN milik negara ini menerapkan bunga yang tiada ampun, angsuran setiap bulan yang harus di setorkan oleh nasabah KPR BTN Heny bervariasi, mulai dari Rp700 ribu sampai 950 ribu, dari angka Rp950 ribu itu hampir Rp750 ribu nya adalah bunga bank sisa-nya angsuran kridit rumah di perumahan griya pulai sakinah Dumai.

Rumah yang dikridit mulai tahun 2012 itu Pernah di cek status angsurannya di Bank BTN Kantor cabang pembantu (KCP) Dumai Sukajadi pada 2016, alangkah terkejut nya bahwa selama dari tahun 2012 sampai 2016 angsuran kridit rumah nya dari kewajiban yang harus di bayar setiap bulan nya Rp950 ribu hanya sekitar Rp225 ribu sedangkan sisa nya bunga diambil bank.

" Ini nama kridit untuk Bank bukan kridit untuk rakyat, artinya kita membiayai bank BTN bukan bank membiayai kita, saya hitung-hitung jika bunga bank setiap bulan di potong Rp700 ribu kali 7 tahun, 1 tahun 12 bulan x 7 tahun sama dengan 84 bulan jadi Rp700 ribu x 84 bulan = Rp58.800.000 bunga yang sudah saya bayar ke bank, sedangkan angsuran rumah saya selama 7 tahun jika 1 bulan hanya Rp225 ribu maka Rp225 ribu x 84 bulan = Rp18 jutaan, iyakan besar bunga dari pada angsuran kita, bunga Rp58 juta angsuran baru Rp18 juta, itu yang saya alami dan sudah saya temui kepala cabang bank BTN Dumai Darwis Tarigan tapi pihak BTN mengatakan memang sudah itu aturan nya," kata Henny nasabah KPR BTN Dumai Selasa (05/03/2019).

Menurut Heny,   harus-nya pihak Bank mempresentasekan plafon kredit terlebih dahulu ketika nasabah melakukan akad kredit. " Saya yakin jika masyarakat sebelum membeli atau kridit rumah tau kondisi pembayaran nya seperti itu, saya yakin kita masyarakat jadi takut mau beli rumah," katanya.

Masih menurut-nya, di tahun 2019, tepat nya bulan Maret 2019 dirinya juga mencoba kembali ke BTN seperti yang dilakukan pada 2016 yang lalu, menanyakan kondisi angsuran nya, tapi jawaban bank tetap sama dan tidak ada solusi, tetap seperti itu harus di jalani dan di selesaikan.

" di 2019 ini angsuran kridit kami per bulan Rp939 ribu didalam nya ada bunga dan angusran pokok rumah, bunga nya Rp644 ribu dan angsuran pokok untuk bayar rumah nya Rp294 ribu, masih juga bunganya lebih besar dari angsuran," katanya.

Pihaknya juga menanyakan ke bank jika ingin menyelesaikan semua, membayar total sisa kridit itu, juga dikenakan pinalti/sanksi. " Kami harus bayar pinalti 1 persen karena melunasi kridit rumah yang belum waktu nya, jadi maju kena mundur kena kita ini, terikat, seperti didalam sangkar besi, ini lah kondisi-nya, mau tak mau suka tak suka ya ini lah yang harus di jalani, pihak bank tidak akan memberi kelonggaran apalagi membantu karena kata pihak bank ngaku nya mereka melakukan ini atas dasar bisnis, iya bisnis tapi sasaran bisnis nya masyarakat kecil," demikian Heny.

Pimpinan cabang KCP BTN Sukajadi Dumai Darwis Tarigan kepada media ini mengatakan, bahwa yang terjadi kepada nasabah KPR itu sudah aturan-nya.

" Itu sudah aturan-nya dan tidak ada tawar menawar lagi," kata pimpinan BTN Dumai, Darwis Tarigan sambil tertawa, Selasa (05/03/2019). (zar).
T#gs
Berita Terkait
Komentar
0 Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments